Cara Menjual Buku Bekas Agar Cepat Laku

0
Nilai Anda Untuk Artikel Ini
Sending
User Rating 5 (5677 votes)

Punya banyak buku bekas yang tak dibutuhkan lagi ? Apakah anda tahu ada cara menjual buku bekas agar cepat laku ? Sebenarnya, Anda bisa mendapatkan uang ekstra sambil bersih-bersih rumah, salah satunya dengan menjual barang-barang yang masih bagus namun tak terpakai lagi, seperti buku.

Daripada buku jadi usang dan rusak karena lembab atau rayap, lebih baik sumbangkan saja ke orang yang membutuhkan. Tapi bila Anda butuh uang dan merasa nilai jual buku bekas itu masih tinggi, jual saja.

Itung-itung Anda turut ‘menyelamatkan’ ilmu yang terkandung dalam buku itu. Tapi bagaimana cara yang tepat untuk menjual buku bekas ?

Cara Menjual Buku Bekas Agar Cepat Laku

Cara Menjual Buku Bekas Agar Cepat Laku - cover

Sebagian dari kita belum mengetahui bahwa tidak hanya tas, jam tangan, dan barang mewah yang hanya bisa terjual saat status barang sudah menjadi “bekas” atau dengan kata lain pernah terpakai.



Barang seperti buku pun bisa tetap laku terjual walaupun sudah memiliki status “bekas” atau sudah pernah terpakai. Berikut tips-tips yang perlu Anda ketahui.

Baca Juga : Cara Membuat dan Contoh CV yang Menarik

Simpan Buku dalam Kondisi Baik

Salah satu faktor terpenting dalam menentukan nilai sebuah buku adalah kondisinya. Selama bertahun-tahun saat Anda mengumpulkan buku dan menambah koleksi ke perpustakaan pribadi Anda, Anda wajib memperlakukannya dengan baik, termasuk buku-buku yang tidak terlalu Anda butuhkan. Buku-buku yang tak Anda butuhkan lagi itu adalah produk yang tepat untuk dijual ke orang lain yang lebih membutuhkan.

Baca Juga :  Cara Membuka Waptrick Yang Diblokir ala Seobigbang

Buku seharusnya disimpan dengan sangat baik di ruangan yang sejuk dan kering. Kondisi lembab sangat ideal untuk ditumbuhi jamur yang dapat merusak buku secara permanen. Paparan cahaya yang lama juga dapat memudarkan warna buku, jadi buku harus disimpan dalam pencahayaan yang rendah atau tidak langsung.




Hindari menyimpan buku di bawah sinar matahari langsung. Banyak orang cenderung suka menyimpan buku-buku tua mereka di gudang atau ruang bawah tanah, loteng, dan bahkan garasi. Itu semua adalah tempat-tempat yang buruk untuk menyimpan buku karena cenderung lembab, panas, dan rawan diganggu binatang.

Idealnya, simpan buku secara tegak di rak. Jika Anda memiliki buku besar seperti atlas, taruh secara mendatar. Jika Anda harus mengemasnya dalam kotak, bungkus dengan kuat agar buku tidak saling bergesekan dan letakkan di atas satu sama lain agar beratnya bisa ditopang bersama.

Cek harga

Jika Anda tidak ahli dalam menilai harga buku, maka Anda perlu mengecek harga pasaran buku Anda sebelum menetapkan harga jual. Ini perlu dilakukan agar Anda tidak menyesal nanti ketika tahu buku yang Anda jual dengan harga sangat murah ternyata harga pasarannya jauh lebih malah.




Beberapa pedagang buku yang cerdas akan berkeliaran di kios-kios buku loakan hanya untuk mencari ‘permata’ tersembunyi yang harganya jauh di bawah harga aslinya. Mereka akan dengan cepat menyambarnya dan kemudian menjualnya dengan harga jauh lebih tinggi. Untung besar deh!

Untungnya di era Internet ini Anda bisa dengan mudah untuk menemukan harga pasaran dari masing-masing buku Anda. Pencarian cepat di e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia, misalnya, akan memberi Anda gambaran tentang berapa kira-kira harga buku bekas Anda sebaiknya ditawarkan. Anda juga bisa mengecek harga barunya dengan mengetik judul buku dan penulisnya di Google.

Perhatikan perbedaan harga yang ditetapkan setiap seller atau lapak di e-commerce. Jika ada perbedaan besar dalam harga, buku yang harganya lebih murah kemungkinan kondisinya buruk (atau dijual oleh seseorang yang tidak tahu nilainya). Juga, pastikan untuk memeriksa apakah buku Anda termasuk edisi pertama, edisi khusus, atau edisi terbaru karena sering kali lebih berharga.

Baca Juga :  Bisnis Affiliasi Indonesia Terpercaya

Jual langsung di kios buku loakan

Cara tercepat dan anti ribet adalah mendatangi kios buku loakan dan menawarkan buku-buku bekas Anda pada pedagang di sana. Tentu saja mereka akan menawar semurah-murahnya, tapi jangan khawatir, jika harga tak cocok Anda bisa berpindah ke kios-kios lainnya di tempat yang sama.

Pedagang yang jeli pasti tahu nilai jual buku bekas Anda dan mereka bisa memberi harga yang layak. Mereka biasanya akan mengecek kondisi bukunya terlebih dahulu, apakah sampulnya masih baik, warna kertasnya masih bagus atau sudah memudar, dan apakah ada lembaran halaman yang rusak atau robek. Coba dulu jual satu buku, bila penawarannya bagus, katakan pada penjual itu bahwa Anda masih punya buku bekas bagus lainnya dan siap menjualnya padanya asal harganya bagus.

Cara menjual buku bekas dengan Jual online

Jual buku online bisa dilakukan lewat berbagai media sosial seperti Facebook dan Instagram. Tentukan pasar yang jelas, misalnya dengan masuk ke grup jual beli buku atau grup mahasiswa yang jurusannya sesuai dengan tema buku Anda. Gunakan tag-tag menarik dan relevan, misal #jualbukubekas, #jualbukumurah, dan lainnya.




Anda juga bisa menjualnya lewat e-commerce seperti OLX, Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia. Anda hanya perlu mendaftar, mengikuti prosedur membuka toko, dan mulai berjualan. Foto buku Anda dalam kondisi aslinya, cantumkan deskripsi yang jujur dan pasang harganya. Anda tinggal menunggu notifikasi bahwa seseorang sudah memasukkan buku Anda ke dalam keranjang belanja Anda

Recovery Buku

Buku yang telah disimpan di gudang atau hasil dari return biasanya kondisinya tak semulus buku yang baru dibuat. Selalu ada cacat baik dari segi bungkus, segel, ataupun penjilidan.

Maka tugas dari penjual buku bekas adalah melakukan recovery  dengan cara berikut.

a. Diusahakan harus bisa melakukan teknik penjilidan.

Hal ini bertujuan untuk memperbaiki buku yang cacat sedikit akibat terhimpit, terlempar, atau sesuatu hal yang menyebabkan ada lembaran buku yang cacat seperti sampul yang lepas.

b. Diusahakan bisa melakukan penyegelan buku dengan plastic shrink

Baca Juga :  Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Ooredoo, dan XL

Kertas segel dari sebuah buku kadangkala kita temukan yang sudah kusam, sobek, ataupun sudah kotor oleh kotoran dan debu. Tugas anda adalah memperbaiki segel plastic tersebut dengan yang baru.



Catatan: jangan sekali-kali melakukan duplikasi atau memperbanyak buku, sebab hal tersebut bertentangan dengan hukum dan bisa menjadi perkara, denda nya sangat besar, sekitar 1 milyar rupiah.

Cara menjual buku bekas dengan memberikan Diskon atau Harga Murah

Selain harga yang lebih murah dari harga di toko buku, penjual buku bekas juga harus bisa melakukan teknik diskon.

Lho kan sudah murah kok dipotong lagi? Ingat, bahwa harga dari penerbit yang melelang buku marginnya sangat besar. Sebaiknya kita jangan pelit untuk membuat diskon.

Sebab toh masih ada margin yang kita dapat. Lagipula sebagaimana strategi dari pembuatan diskon, bahwa diskon tidak mungkin dilakukan sepanjang masa, diskon hanya berlalu untuk saat tertentu (incidental).

Misalnya menjelang hari raya, akhir tahun, dan sebagainya. Yang harus kita ingat bahwa efek dari diskon biasanya akan sangat terasa, karena akan membuat konsumen berduyun-duyun menghampiri tempat usaha anda.

Jalin komunikasi dengan Komunitas

Selain menjual secara regular, hal yang harus dilakukan adalah upaya “jemput bola”, yaitu dengan menjalin komunikasi atau kedekatan dengan komunitas-komunitas tertentu seperti dengan komunitas, pecinta buku, ukm sekolah dan mahasiswa, jurusan di perguruan tinggi dan sebagainya.

Tujuannya adalah selain akan mengetahui sejauh mana minat dan buku kuncian. Kita juga bisa memasarkan produk langsung dalam partai besar.

Demikianlah beberapa ulasan mengenai cara menjual buku bekas agar cepat laku semoga dari artikel ini dapat bermanfaat untuk anda terima kasih.

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Refresh