Cara Menulis Iklan yang Menarik untuk Pemula

Nilai Anda Untuk Artikel Ini
Sending
User Rating ( votes)

seobigbang.com – Saat memasang iklan, cara menulis iklan yang menarik merupakan salah satu penyebab utama mengapa konsumen tertarik untuk membaca iklan yang Anda pasang sampai selesai. Selanjutnya mereka akan mempertimbangkan untuk melakukan action berupa pembelian dan pencarian informasi lebih detail lagi tentang produk yang diiklankan.

Sebagaimana yang telah diketahui bersama bahwa iklan adalah promosi atau pengenalan informasi tentang suatu produk yang berbentuk jasa atau barang.

Keberadaan iklan sangat penting untuk keberlangsungan suatu bisnis dan produk yang dijual tidak akan bisa dikenal oleh publik tanpa adanya sebuah iklan.

Cara menulis iklan sebaik mungkin untuk mengenalkan brand kepada pengguna baru jadi tantangan besar, terutama untuk generasi saat ini yang lebih suka mengakses apapun lewat gadget.

Lantas bagaimanakah cara menulis content ? Inilah tips menulis iklan profesional yang dirangkum akan  saya sebutkan di bawah ini.

6 Cara Menulis Iklan yang Menarik

Cara Menulis Iklan yang Menarik untuk Pemula - Cover

1. Sesuaikan dengan media

Tempat penempatan dan publikasi iklan sangat penting untuk ditentukan terlebih dahulu. Harus ditentukan sebelumnya apakah iklan tersebut akan dimuat pada koran, situs website tertentu, dan majalah atau facebook misalnya. Dengan mengetahui dimana Anda mem-publish iklan akan mempengaruhi pada cara menulis iklan nantinya.

 




 

Penting juga untuk mengetahui batasan ruang iklan seperti berapa kata yang dibutuhkan. Berapa besar ukuran font dan lainnya, apakah iklan tersebut bisa dibarengi dengan suatu gambar grafik atau video tertentu.

Iklan yang sederhana sudah ada hampir disemua media. Anda hanya perlu membuat perubahan kecil untuk menyesuaikan dengan space Anda beriklan.

Bila space iklan yang ditulis mengambil seperempat halaman koran, tentu saja Anda memiliki ruang yang cukup banyak untuk melakukan eksplorasi dengan satu paragraf.

Namun untuk facebook dan iklan online lainnya, umumnya iklan dibatasi hanya 1-2 kalimat saja. Setiap kata sangat penting artinya.

Ingat, cara menulis iklan yang terlalu bertele-tele justru mengakibatkan orang-orang mengabaikan suatu advertising ataupun iklan jika dibandingkan membacanya. Apapun jenis iklan yang Anda tulis, penulisan iklan yang efektif mutlak diperhatikan.

2. Sesuaikan dengan konsumen

Cara menulis iklan menarik lainnya yang juga perlu diperhatikan yaitu adanya penyesuaian iklan dengan audiens dan konsumen yang ditargetkan.

Harapannya, semua orang yang membaca dan melihat iklan Anda bisa terpikat dan tertarik untuk membeli produk Anda. Anda akan menciptakan hasil penjualan yang lebih baik jika iklan tersebut menyentuh target pasar yang tepat. Jangan lupa untuk menggunakan bahasa dan referensi yang menarik.

 

Baca Juga :  Cara Menentukan Judul Konten Memikat Pengunjung




 

Cara menulis iklan tidak bisa asal-asalan, seharusnya ditulis dengan penuh penghayatan dan kesungguhan, kaya informasi, sehingga orang-orang yang menjadi target iklan berpotensi menjadi pelanggan setia.

Gaya bahasa iklan juga harus disesuaikan dengan usia target konsumen. Bila target pasar anak kecil dan remaja, tentunya gaya bahasa yang digunakan adalah formal.

Namun bila segmen pasar orang dewasa, sebaiknya gunakan bahasa yang baku dan formal. Tapi perlu diingat untuk tetap jangan dibuat kaku karena konsumen ingin dirinya merasa diterima dan dipahami.

3. Judul yang menarik perhatian

Cara menulis iklan menarik berikutnya adalah penulisan judul yang bisa menarik perhatian. Iklan tersebut seharusnya bisa membuat konsumen fokus pada produk.

Caranya, pikirkan judul menarik yang memaksa orang membaca dan memperhatikannya. Ini adalah bagian yang paling penting untuk membentuk konsumen benar-benar memahami iklan yang Anda buat.

 




 

Bila judul tidak diketahui maksudnya atau sulit dipahami, jangan harap orang-orang mau meluangkan waktu untuk membaca iklan Anda. Orang-orang hanya membaca iklan yang ditulis dengan cermat. Banner di situs online dengan judul yang menarik perhatian tentu saja lebih menarik perhatian konsumen.

Bila Anda tidak cukup inovatif untuk membuat iklan yang menarik, hal ini bisa jadi akan memberikan efek negatif. Hal ini secara tidak langsung akan memberikan citra buruk pada produk walaupun produk anda itu luar biasa.

Judul yang ditulis bisa menjadi sesuatu yang mengejutkan, aneh, menarik dan berhasil menggugah pembaca secara emosional. Misalnya menulis sesuatu penawaran atau diskon yang sayang untuk dilewatkan seperti “Dapatkan diskon 80% untuk tiket ke Paris” dan lainnya.

4. Jangan mulai dengan pertanyaan

Sekilas pertanyaan retorika itu kreatif dan menarik. Tapi ingat, penggunaan pertanyaan yang dengan kata-kata standar seperti “Apakah Anda membutuhkan mobil baru?” di bagian kalimat pembuka tidak akan menarik perhatian konsumen.

Mengapa demikian? Jawabannya karena konsumen di berbagai belahan dunia telah membaca ribuan pertanyaan yang serupa. Dan mereka sudah merasa lelah ditanya dengan cara seperti itu.

Cara menulis iklan yang profesional harus menggali lebih dalam untuk menarik perhatian. Temukan cara kreatif untuk memberi tahu orang lain bahwa Anda betul-betul memiliki apa yang mereka butuhkan tanpa mengajukan pertanyaan yang klise dan retoris.

Buatlah kalimat iklan yang betul-betul terdengar alami. Tulislah iklan yang kata-katanya terlihat natural dan seolah-olah Anda mengatakannya kepada orang lain secara langsung. Orang-orang biasanya lebih tertarik pada gaya bahasa penulisan yang alami, tidak terlalu formal dan kaku.

5. Tulis bridge yang membuat konsumen terus membaca

Penulisan baris berikutnya setelah penulisan judul merupakan kesempatan yang singkat untuk menciptakan kesan kuat tentang perusahaan di benak para audiens.

 

Baca Juga :  Belajar Menjadi Penulis Artikel Online untuk Pemula




 

Setelah judul yang cukup mengejutkan ataupun emosional, cara menulis iklan tersebut harus dilanjutkan dengan sesuatu yang substantif. Jika tidak,maka judul akan dianggap sebagai hype belaka.

Gunakan penghubung untuk memberi tahu konsumen seputar apa-apa saja keunggulan yang ditawarkan oleh produk Anda. Ingatlah bahwa setiap kata sangat berharga.

Bahasa bridge harus sama menariknya dengan judul. Karena di situlah peluang untuk menarik perhatian sebelum mereka selesai membaca iklan.

Tunjukkan manfaat utama produk yang Anda miliki kepada konsumen. Bridge harus berisi poin-poin penjualan yang terkuat dan keunggulan produk.

Saat-saat ini merupakan kesempatan untuk bermain dengan emosi audiens dan membuat mereka merasa seolah-olah produk Anda akan memenuhi kebutuhan mereka. Tawarkan keunggulan produk yang benar-benar akan membantu orang. Buatlah orang membeli produk yang akan meningkatkan kualitas kehidupan mereka.

6. Fokus pada hal-hal kecil

Saat menulis iklan yang profesional, Anda harus tetap perlu untuk memperhatikan hal-hal kecil yang berkaitan dengan font teks, kalimat yang dipakai, warna iklan, serta gaya tulisan agar menyenangkan untuk dilihat.

 



 

Buat tulisan iklan yang mampu mengikat perhatian pembaca. Gunakanlah kalimat yang mampu memancing orang lain agar tertarik pada iklan tersebut.

Selanjutnya beri tahu konsumen bagaimana cara mereka bisa mendapatkan produk Anda. Tuliskan kata-kata penutup yang cukup kuat dan memberi tahu konsumen apa yang harus mereka lakukan selanjutnya untuk mendapatkan produk tersebut.

Misalnya menyertakan secara langsung situs web agar calon konsumen mengetahuinya. Bisa juga menyertakan call center yang bisa dihubungi untuk informasi lebih lanjut.

7. Gunakan kata-kata yang powerfull

Cara menulis iklan dengan menggunakan kata-kata yang powerfull akan sangat menarik perhatian orang-orang. Penggunaan kata-kata yang unik, menarik, serta menimbulkan rasa penasaran merupakan kata-kata yang sangat powerfull.

Contoh kalimat yang powerfull adalah kalimat yang mendatangkan nostalgia semasa kecil. Misalnya “Makan menggunakan saus ini (sebutkan nama produk) selezat resep masakan ibu”, dan kalimat semisalnya.

Demikianlah cara menulis iklan yang menarik perhatian dan minat para calon konsumen untuk membacanya. Perlu juga diingat, bahwa iklan seharusnya ditulis dengan kalimat yang singkat tapi padat agar tidak membosankan.